Pria dan Wanita

Pada dasarnya pria dan wanita berbeda dalam cara berpikir, menanggapi, bertindak dll. Perbedaan ini dapat saling melengkapi, tetapi amat sering menimbulkan konflik dalam hubungan. Wanita lebih banyak memakai perasaan, sedangkan pria cenderung berpikir logis. Dalam berbicara, wanita akan mengekspresikan apa yang dirasakan, sedangkan pria menyatakan apa yang dipikirkannya.

Perkataan yang didengar wanita merupakan pengalaman emosional, sedangkan pria menerimanya sebagai informasi. Wanita cenderung melihat segala sesuatu dari sudud pandang pribadi (subjektif), sedangkan pria tidak banyak terpengaruh oleh perasaan pribadinya (objektif). Wanita tertarik pada hal-hal detil, pria lebih tertarik pada hal-hal prinsip, abstrak dan filosofis. Dalam hal materi, wanita cenderung hanya melihat tujuan, tetapi pria ingin tahu lebih detil bagaimana mencapainya.

Dalam hal-hal rohani atau abstrak, yang terjadi adalah sebaliknya. Pria melihat tujuan, sedangkan wanita ingin tahu bagaimana mencapainya. Pria seumpama lemari arsip. Mereka menerima persoalan, memasukkannya ke dalam map dan mengunci lacinya. Wanita seperti komputer, pikiran mereka terus dan terus bekerja sampai persoalan selesai. Bagi wanita, rumah adalah tempat ia mengembangkan kepribadian, bagi pria, dalam pekerjaanlah ia mengembangkan kepribadiannya.

Wanita memiliki kebutuhan besar untuk merasa aman dan berakar, pria lebih berjiwa petualang. Wanita cenderung merasa bersalah, pria cenderung mengungkapkan amarah. Pria lebih stabil dan mantap, wanita lebih mudah berubah. Wanita lebih mudah dan cepat melibatkan diri, pria cenderung berpikir dan menimbang-nimbang. Pria harus diberitahu berulang-ulang, wanita tak mudah lupa.!. Pria cenderung hanya mengingat inti persoalan, wanita cenderung mengingat penjabaran dan pengembangan persoalan.

Tapi Ingat, Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan.

Share:

Arsip Blog

Tulisan Lainnya