Angin Surga Calon Presiden

Masa masa kampanye pemilihan presiden memang tidak seberapa meriah dibandingkan pemilihan legislatif pada 09 April yang lalu, persoalannya adalah karena hanya ada dua calon yang bertarung memperebutkan kursi RI 1. Pertarungan yang paling marak hanya pada pertarungan media cetak, media Televisi dan media sosial serta pada kampanye kampanye terbuka yang dilakukan di kota kota besar oleh para calon presiden. Singkatnya masa waktu kampanye adalah salah satu jawaban bahwa kampanye terbuka tidak dilakukan disetiap kabupaten kota di Indonesia oleh para Capres.

Masa masa kampanye seperti ini kita selalu di beri angin surga oleh para kandidat yang bertarung, tidak saja pada pemilihan presiden, pemilihan legislatif dan pemilihan gubernur, bupati juga demikian. Kita selalu disuguhkan dengan janji surga mulai dari kesejahteraan, keadilan dan banyak hal lainnya. Pertanyaannya apakah dari sekian banyaknya pemimpin pemimpin yang sudah duduk di tahta tersebut telah membuat kita sejahtera?.

Kemudian cerdaskan kita dalam mencerna setiap angin surga yang diberikan oleh para elit politik yang sedang memperebutkan kursi tahta tersebut, kadang kadang kita terlalu buta dan melupakan nalar kita bahwa angin surga itu merupakan suatu bentuk ucapan dusta. Bahkan dengan bangga kita mengatakan bahwa dialah pemimpin yang layak di pilih, hanya karena janji janji bagaikan angin surga itu.

Berikut angin surga para Capres yang saya kutip di Berbagai media

- Berkomitmen akan bekerja keras untuk menciptakan pemerintahan yang bersih guna mencapai kesejahteraan.

- Berjanji menegaskan demokrasi harus mencerminkan untuk seluruh warga bangsa tanpa ada diskriminasi apapun. Demokrasi merupakan hak politik, tanpa ada diskriminasi.

- Berkomitmen untuk menyediakan lapangan kerja baru sebanyak 2 juta per tahun.

- Berjanji akan mengucurkan subsidi sebesar Rp150 juta per tahun kepada setiap sekolah di seluruh Indonesia.

- Menaikkan tunjangan profesi guru menjadi rata-rata Rp 4 juta per bulan.

- Tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jika terpilih menduduki pemerintahan mendatang.

- Berusaha untuk meningkatkan pendapatan rakyat paling tidak dua kali lipat dari sekarang.

- Janjikan Utang Luar Negeri Nol Persen pada 2019.

- dan masih banyak janji lainnya yang sedang ditebarkan oleh para capres.

  
Pertanyaannya, mengapa begitu mudah dan banyak menebarkan janji ? 
Apa yang sudah diperbuat selama ini ?
Share: