Bintan, Bisa Jadi Bali Baru Yang Lebih Potensial

Bintan menarik, tapi sayang. Mungkin ini adalah kata pertama yang bisa saya gambarkan untuk Kabupaten Bintan ini, sebuah daerah yang cukup potensial untuk dijadikan sebagai Bali selanjutnya di Indonesia. Jika pemerintah sedang mencari lokasi 10 Bali baru untuk meningkatkan jumlah wisatawan, maka Bintan menjadi salah satu daerah yang paling cocok dan potensial untuk dikembangkan.


"Bintan menarik, tapi sayang"


Kondisi Bintan yang memiliki sejumlah lokasi potensial dan ditambah dengan jumlah lahan yang cukup luas dan belum termanfaatkan. Kemudian Bintan juga cukup dekat dengan negara lain seperti Singapura, Malaysia dan Brunai Darussalam. Pengelolaan Bintan sebagai lokasi Bali baru akan lebih mudah digarap oleh pemerintah.

Kemudian ditambah dengan nama Bintan sudah tidak asing bagi negara-negara seperti Singapura dan Malaysia. Masyarakat yang ramah dan mudah menerima para tamu, sampai sekarang konflik tentang persoalan Investasi di bidang pariwisata masih sangat jarang ditemukan di Bintan. Masyarakat Bintan menyadari bahwa kehadiran investor akan memberikan dampak peningkatan ekonomi bagi warga setempat.

Untuk mengunjungi kabupaten Bintan, kita memiliki 3 alternatif transportasi yang dapat kita tempuh, pertama adalah melalui jalur udara, dimana bandara yang bernama Bandara Raja Haji Fisabilillah yang berada tepat di Tanjung Pinang dan bersebelahan dengan Kabupaten Bintan, akses transportasi ke Bintan bisa dikatakan masih cukup sulit, dibandingkan daerah wisata lainnya diberbagai wilayah di Indonesia.

Selain Bandara, untuk ke Bintan kita juga bisa menggunakan transportasi laut, dari Batam yaitu Pelabuhan Punggur terdapat dua pilihan transportasi, menggunakan kapal ferry atau roro. Untuk penggunaan ferry tujuan kapal tersebut adalah menuju Tanjung Pinang dengan jarak tempuh 45 menit, yang kemudian bisa dilakukan perjalanan darat dengan jarak tempuh mencapai 1 jam menuju ke lokasi-lokasi wisata yang ada di Bintan.

Kemudian adalah transportasi kapal roro, kapal roro sendiri letaknya bersebelahan dengan pelabuhan ferry, kapal roro biasa digunakan untuk pelancong yang membawa mobil pribadi menuju Bintan, dikarenakan akses transportasi publik tidak memadai di Bintan, maka penggunaan transportasi pribadi menjadi suatu keharusan di Bintan, atau bisa dengan merental mobil-mobil, baik yang ada di Tanjung Pinang maupun di Bintan.

Kapal roro yang berangkat dari Punggur Batam menuju Tanjung Uban Bintan, yang merupakan akses publik yang bisa digunakan oleh pengunjung yang ingin menuju langsung ke Bintan, namun Tanjung Uban sendiri masih berjarak cukup jauh untuk menuju tempat-tempat wisata yang ada di Bintan, jika dikalkulasikan, jarak tempuh Tanjung Pinang menuju ke berbagai lokasi wisata di Bintan, kurang lebih sama jarak tempuh dari Tanjung Uban menuju ke berbagai lokasi wisata di Bintan.

Biasanya, bagi para pengunjung yang menuju ke Bintan, tidak membawa kendaraan pribadi, maka umumnya lebih memilih melewati Tanjung Pinang, dibanding melewati pelabuhan Tanjung Uban, dikarenakan akses dan fasilitas yang ada di Tanjung Pinang, seperti sewa mobil, makan dan sebagainya lebih mudah ditemukan.

Untuk transportasi udara sendiri, meski Tanjung Pinang sebagai ibukota Provinsi Kepulauan Riau, namun bandaranya masih memiliki jadwal penerbangan terbatas, bisa dikatakan tidak sepadat lalu lintas penerbangan Bandara Hang Nadim yang ada di Batam.

Akses jalan menuju Bintan, pada umumnya memiliki infastruktur atau fasilitas yang cukup baik, meski jalannya sedikit kecil, dibanding jalan-jalan pada umumnya, namun hal tersebut tidak menjadi sebuah kendala, mengingat lalu lintas jalanan di Bintan cukup senggang, bahkan terlihat sepi dijalanan, dengan lebar jalan yang kecil tersebut, pengguna transportasi baik roda 4 maupun roda 2 masih bisa ngebut-ngebutan.

Di Bintan memiliki banyak lokasi wisata, baik itu lokasi pantai dengan fasilitas resort-resort, baik resort-resort standar sampai dengan resort-resort mewah, kemudian banyak juga lokasi-lokasi wisata taman yang cocok untuk wisata keluarga.

Menurut saya, wisata di Bintan ini memang lebih cocok sebagai wisata keluarga dibandingkan backspaker, apalagi fasilitas-fasilitas wisata yang ada di Bintan pada umumnya adalah wisata premium, yang menawarkan resort sebagai daya tarik utama. 

Untuk urusan sumber daya, Bintan memiliki banyak hal yang bisa dijual kepada pengunjung, namun akses transportasi ke Bintan masih sedikit terkendala, mengingat masih belum banyaknya pilihan akses transportasi menuju Bintan, kemudian ditambah transportasi publik yang mungkin saja tidak ada di Bintan, karena selama berkunjung ke Bintan belum pernah melihat transportasi publik.


Bintan, Bisa Jadi Bali Baru Yang Lebih Potensial Bintan, Bisa Jadi Bali Baru Yang Lebih Potensial Reviewed by Yudi Kita on Februari 09, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.