Kenapa Aku Begitu Jenuh Hari Ini


Tuhan, aku jenuh. bukan karena tidak mensyukuri nikmatmu yang luar biasa ini. sama sekali bukan.

Tetapi, rutinitas dan rutinitas ini semakin kujalani, semakin hatiku menuntut untuk ingin lari sejenak, tidak, aku tidak akan melarikan diri untuk saat ini. karena aku akan belajar kuat.

Terkadang hidup tak selalu dalam garis lurus bersama dengan kegembiraan, kadang tak jua selalu dalam kegundahan. Kadang naik kadang pula turun, kadang kekiri kadang kekanan. Namun itulah yang membuat hidup seakan berirama, berwarna, dan tak menjemukan.

Kenapa aku? Aku tak tahu apa yang kurasakan. Dadaku terasa sesak, nafasku memburu, namun jantungku enggan berdenyut. Bagai bom atom yang mau meledak, tapi tertahan oleh waktu meskipun partikel-partikel didalamnya sudah saling mendesak, bahkan berlomba untuk bisa bebas. Bebas berhamburan bersama hembusan angin dingin di siang yang panas. Menangis? Tidak. Aku bukan seorang yang akan menangis dalam kejenuhan.

Aku benar-benar ingin sendiri, meratapi setiap kata demi kata yang muncul dikeheningan malam. Setiap ajakan dan dengungan yang sering kali tak kumengerti. Apa yang kau inginkan.

Aku benar-benar tak mengerti Kenapa Aku Begitu Jenuh dengan kehidupan ini.

Share: