• I am an introvert who like to read books and also writing, interest in politics and photography a master student of Industrial Engineering of Syiah Kuala University

  • Do not give up just because it failed at the first opportunity. Something precious you will not have it easily. Keep trying

  • Happiness is a choice. You can choose to be happy. There’s going to be stress in life, but it’s your choice whether you let it affect you or not

  • Kebaikan dalam kata-kata menghasilkan kepercayaan diri, Kebaikan dalam berpikir menghasilkan kebesaran, Kebaikan dalam memberi menghasilkan cinta – Lao Tzu

  • Saya percaya bahwa setiap kejadian dalam hidup terjadi dalam kesempatan untuk cinta, bukanlah ketakutan - Oprah Winfrey

Tips Menjawab Pertanyaan "Kapan Kawin" Jelang Lebaran

Lebaran Idul Fitri sudah didepan mata, bagi kamu yang diperantauan tentu sudah mulai siap-siap untuk mudik, sedangkan kamu yang tidak diperantauan juga sudah mulai siap-siap menyambut perayaan tersebut. Persiapan mulai baju baru, kue lebaran, cat rumah, bersih bersih dan banyak hal lainnya menjadi ritual rutin yang dilakukan jelang lebaran.

Nah,, jika lebaran itu tiba maka akan ada satu pertanyaan yang membuat para korban ini bakal kegalauan mendengarkan pertanyaan "kapan kawin". Bisa bisa lebaran pun jadi tidak asyik lagi dikarenakan dengan pertanyaan ini disaat lagi bahagia bahagianya menyambut hari kemenangan itu, apalagi pertanyaannya ketika keluarga lagi ramai ngumpul, bisa bisa kamu di bully dengan pertanyaan itu dengan rasa keponya mereka.

Bagi kamu yang sedang kuliah tentu pertanyaan ini tidak menjadi beban, karen pertanyaan tersebut dapat dengan tangkas kamu jawab "selesaikan kuliah dulu" tapi bagi yang sudah selesai kuliah, pertanyaan ini memang agak berat dijawab meski sudah punya pacar, karena pertanyaan kapan kawin tetap menjadi beban yang menakutkan. Apalagi jika kamu sudah selesai kuliah dan jomblo, pertanyaan ini bagaikan hantu yang bukan saja ditakuti tapi juga dihindari, bisa bisa kamu di anggap enggak laku. Bisa juga kamu bakal di jodoh jodohin dengan kenalan keluarga kamu, nah kalau kamu setuju dengan perjodohan, maka berikan kode persetujuan itu, jika ogah dengan perjodohan, maka kamu harus pinter pinter menjawab pertanyaan itu.

Berikut beberapa tips untuk menjawab pertanyaan "kapan kawin" untuk kalian.

Kapan kawin? | “Tunggu tanggal cantik”
Kamu jawab nunggu tanggal cantik dulu, misalnya kamu nunggu tanggal 16-16-2016. Walopun bulan 16 enggak ada kamu jawab aja gitu, hitung hitung buat ngebingungin si penanya yang kepo itu. Setelah itu ia pasti enggak bakal fokus dengan pertanyaan pertamanya lagi karena jawaban kamu yang nyeleneh itu.

Kapan kawin? | "Kalau nggak Sabtu, ya, Minggu"
Jawabnya entar ya Sabtu atau Minggu, menikah memang sebaiknya Sabtu atau Minggu kan. Biar semua yang diundang bisa datang tanpa alasan sedang kerja atau kuliah. Kecuali, kalian ingin menghemat katering dengan meminimalkan jumlah tamu yang bisa datang.

Kapan kawin? | "Fokus dulu dikerjaan"
Jawab Sesuai Hati Nurani Kamu Kalo kamu orangnya santai, kamu bisa jawab sesuai dengan keadaan kamu. misalnya “Fokus dulu di kerjaan” atau kamu bisa jawab “Belum ada yang cocok” dengan begitu kamu ga perlu ragu lagi untuk kumpul keluarga.

Kapan kawin? | “Tunggu jodoh dari Tuhan”
Urusan jodoh memang ditangan Tuhan, jadi kalau kamu ditanya kapan nikah jawab aja gitu, hitung hitung buat ngeringanin beban kamu atas seputar pertanyaan tersebut. Atau bisa juga kamu jawab dengan mengatakan Tuhan belum lahirin jodoh buat kamu.

Kapan kawin? | “Andai takdir ditangan ku”
Nah jawaban andai takdir ditangan ku, itu bisa meringankan beban kamu, dengan jawaban itu pula kamu punya alasan "belum waktunya" dengan pembenaran bahwa Tuhan belum menakdirkan kamu untuk segera menikah.

Kapan kawin? | “Balik kasih pertanyaan”
Kalau pertanyaan kapan kawin muncul, maka kamu segera balik kasih pertanyaan. Kalo jawaban dirasa kurang ampuh, kamu bisa nanya balik ke orang yang nanya, misalnya “kapan nikah?” “Kamu kapan? nunggu yang lain aja dulu” atau kalo om atau tante kamu yang nanya kamu bisa ngeles ngasih pertanyaan, “kapan nambah momongan?”
Share:

7 Provinsi Indonesia Yang Populasi Wanita Jomblo Terbanyak

Perkara jodoh ”serahkan sama Tuhan”, kalimat ini memang kalimat positif yang juga menjadi sebuah kepercayaan terutama yang beragama Islam, tapi kalimat tersebut bukan berarti menjadi alasan untuk berdiam diri dikamar lalu mengharapkan jodoh. Dalam era modernisasi ini, kita sulit menemukan orang-orang yang menikah karena dijodohkan. Jika pun ada perjodohan maka akan ada tahap perkenalan dan pencocokan antara kedua karakter tersebut. Sulit kita menemukan orang tanpa mengenal tiba-tiba langsung menikah. Inilah era modern.

Dalam era seperti ini, pertemanan antara cowok dan cewek menjadi pemandangan yang biasa, bahkan pacaran sudah dianggap sebuah keharusan sebelum melanjutkan kejenjang berumah tangga. Tentu sangat kontras perbedaannya dengan tahun 1945, yang dimana pacaran menjadi sesuatu hal yang tabu dan pernikahan dengan perjodohan dianggap merupakan sebuah kehormatan keluarga. Namun faktanya kondisi tersebut sekarang berbanding terbalik.

Tapi tahukah anda, kita tidak sedikit menemukan dampak negative dari perubahan tersebut, tetapi bukan berarti tidak ada dampak positifnya, semuanya tergantung dari diri kita sendiri dan pengaruh lingkungannya.

Dalam era seperti ini kita juga sangat sering menemukan orang-orang yang mengeluh karena posisinya yang jomblo, karena putus dengan pacar, berselisih dengan pacarnya, dan banyak hal lainnya yang kemudian ber efek pada kegalauan. Galau bagi anak remaja sudah menjadi bagian dari kehidupannya.

Nah bagi anda para cowok yang saat ini jomblo dan punya keinginan untuk segera mengakhiri masa kesendiriannya. Ada 7 provinsi yang populasi wanita jomblo paling banyak di Indonesia, tentu semakin besar populasi wanita jomblo maka semakin besar peluang untuk segera mengakhir masa kejombloannya.

Menurut penelitian tersebut, kriteria responden yang digunakan adalah usianya 17-29 tahun, tidak sedang bersekolah, sudah bekerja, dan memiliki penghasilan tetap dan tentu sudah siap untuk menikah. Berikut 7 provinsi tersebut

Sumatera Utara
Punya stok 9,6% wanita "jomblo". Disini! Salah satu suku asli terbesar yang mendiami propinsi ini adalah suku Batak.

Jawa Tengah
Ada sekitar 8,6% wanita "jomblo". Wanita di sini bertipe kalem, ramah, penurut, dan lemah lembut.

Jawa Barat
Kita bisa menemukan 8,2% wanita "jomblo" yang di identik dengan suku Sunda. Wanita Sunda sudah tersohor di mana-mana. Banyak pria yang ingin menikahi wanita Sunda yang cantiknya minta ampun.

Jawa Timur
Diperkirakan ada  7,5% wanita "jomblo". Di sini Anda mungkin akan menemukan wanita dengan karakter yang hampir sama dengan wanita Jawa pada umumnya. Tangguh dan pantang menyerah.

DKI Jakarta
Ternyata memiliki 5,3% populasi wanita "jomblo" yang ada di Indonesia (Betawi asli bukan perantauan). Banyak yang mengatakan wanita Betawi itu cantik-cantik, kulitnya putih bersih dan kemerah-merahan, makanya banyak pejabat Aceh yang kecantol binik kedua disana.

Nusa Tenggara Timur
Ada sekitar 4,2% wanita "jomblo". Beberapa karakter wanita disana antara lain mandiri, menghargai orang lain, mudah diajak kerja sama, dan menjaga kepercayaan.

Sulawesi Selatan
Dengan suku asli bugis ini ada sekitar 4,1% wanita "jomblo" yang ada di Indonesia.  Waniat disini berkarakter keras dan lantang dalam berbicara.

***
Dan bagi anda Cowok yang tinggal di Aceh, populasi Cowok jomblo di Aceh ternyata berada pada angka 5,1% sedangkan Cewek jomblo di Aceh hanya 3,8% yang artinya 1 Cewek Jomblo saat ini di Aceh diperebutkan oleh 2 Cowok Jomblo. Loh,,,lohhh,,,lohhhh

Artinya Cewek non Aceh punya kesempatan besar untuk dipinang oleh Cowok Aceh.. wkwkwkkwkwkwkwkwkwkwk

Share:

Begini Pengalaman Buat Pasport

Meski bulan puasa, hari ini tetap mau mandi cepat untuk mengurus pasport. Dengar cerita teman-teman yang sudah berpengalaman, katanya kalau urus pasport lebih bagus datang cepat, karena antriannya ramai, belum lagi calo-calo yang didahulukan oleh petugas. Dengan informasi itulah aku memutuskan untuk pergi lebih cepat, supaya prosesnya bisa cepat. Awalnya mau ngurus melalui calo biar gak ribet, namun saran dari beberapa kawan yang mengatakan kalau tidak perlu pasport buru-buru lebih bagus urus sendiri aja. 

Selesai mandi pergilah ke kantor imigrasi dengan terburu-buru, sesampai disana sudah mulai orang berdatangan, padahal datangnya jam 08.10 wib, tumben orang Aceh jam segini udah mulai buka kantor dan udah melayani masyarakat lagi, rupanya buka kantor imigrasi 07.30 wib. Sesampai disana aku lupa dan tidak membawa berkas yang dibutuhkan untuk pengurusan pasport, padahal semalam sudah berencana untuk menyiapkannya, itulah payahnya di usia yang sudah semakin senja ini penyakit pikun mendera.

Mau gimana lagi, pilihan balik kerumah untuk ngambil berkas harus kulakukan, dengan terburu-buru juga segera kembali dan mengambil berkas, sesampai dirumah baru ingat pula bahwa itu berkas harus di fotocopy. Lihat disekitar foto copy enggak buka, akhirnya memutuskan untuk kekantor. Selesai di foto copy semuanya balik lagi ke kantor imigrasi, sesampai disana sudah rame orang. Aku langsung ketempat pengambilan formulir dan map. Setelah disodorkan formulir untuk di isi, liat kiri kanan nyari pulpen dan tempat pengisian formulir, ternyata aku tidak melihat ada tempat yang menyediakan puplen.

Selang beberapa menit kemudian, setelah aku duduk dikursi ruang tunggu, kulihat kebelakang dengan wajah senyum lebar dan meminta pulpen "maaf pak saya lupa bawa pulpen, bisa pinjam pulpennya pak". Rupanya bapak itu sangat ramah, dengan wajah senyumnya ia memberikan pulpen, ketika itu aku baru tau ternyata itu bapak seorang polisi, wahh baru kali ini ketemu pak polisi yang belum aku kenal tapi seramah itu.

Selesai ngisi formulir, pulpen itu kukembalikan sambil kukatakan sambil senyum "ini pulpennya pak, terimakasih banyak" dengan senyumnya yang sangat ramah dan sambil mengambil pulpen ia mengatakan "sudah siap", sudah pak jawabku. 

Setelah itu aku baru melihat persyaratannya harus bawa KTP Asli, KK Asli dan Akte/Ijazah Asli. Karena tidak membawa KK Asli akhirnya kutanyakan sama petugas yang memberikan formulir itu "kak gimana kalau lupa bawa KK Asli", petugas itu menjawab "nanti diminta waktu foto". Jawaban itu membuat ku buyar, ah gimana ne udah antri lama lama entar nyampe dalam malah enggak bisa, akhirnya kuputuskan balik kekantor.

Sesampai dikantor, kucoba menelpon kawan yang udah pernah buat, "bro kalau buat pasport tanpa KK asli bisa enggak ya" tanyaku. Kawanku menjawab "aku dulu buat pasport enggak bawa KK asli juga, tapi buatnya dijakarta bukan di Aceh, ketika diminta aku bilang KK aslinya di Aceh" jawabnya. Mendengar jawaban itu, kuajak kawan sekantor untuk menemani ku buat pasport, karena melihat antrian panjang, aku malas sendirian bosan nunggu.

Akhirnya jam 10.50 wib kami berangkat ke kantor imigrasi, sesampai disana, diparkiran kami menyaksikan para calo sibuk mengurusi berkas pembuat paspor, ada yang meminta nego harga, ada yang minta bantu karena berkas tidak lengkap dan macam lainnya, si calo mondar mandir keluar masuk dalam ruang. Aku melihat, bapak polisi yang tadi kuminta pinjam pulpen masih menunggu antrian, dalam hatiku berkata "waduh, lama kayaknya antri ne". Akhirnya kami masuk mengambil nomor antrian, setelah mendengar panggilan, rupanya kami tidak perlu antri lama, karena para pembuat pasport mulai sepi, tidak seramai tadi pagi. 

Tapi itulah Indonesia, meski nomor antrian berlaku, tapi itu ada pengecualian buat pengurus pasport melalui calo, pengurus pasport melalui calo tidak perlu antri lama dan bedanya yang mengurus tanpa calo dipanggil dengan nomor yang disiapkan oleh petugas, sedangkan yang mengurus melalui calo mereka dipanggil nama, jadi kalau kamu lagi antri dan mendengar dipanggil nama itu artinya "pesanan calo" kemudian siap pasportnya pun satu hari dan tidak perlu menunggu 3-4 hari untuk siap. 

Sambil menunggu antrian, aku masih ragu kira-kira bakal mau diproses tidak ya tanpa membawa KK asli, akhirnya kawan ku menanyakan sama petugas disitu dan lagi lagi si petugas menjawab "harus bawa KK asli". Tak berlama kemudian nomor antrian ku dipanggil dan aku bergegas masuk kedalam ruang pemotretan. Sang petugas menanyakan "apa tujuan buat pasport", kemudian aku menjawab "wisata", kemana rencana tanyanya lagi, aku jawab lagi "mungkin malaysia, singapore, thailand dll" sebutkku. Itulah obrolan singkat yang dianggap sebagai wawancara. Setelah bertanya sang petugas langsung meminta berkas asli, aku pun langsung menjawab "maaf saya tapi lupa bawa KK asli, yang ada cuma Akte, Ijazah dan KTP" si pegutas menjawab enggak apa apa, salah satunya aja, akhirnya aku menyodorkan akte asli untuk kuperlihatkan kepada petugas.

Dalam hati aku berkata "ternyata enggak seribet yang dibilang petugas didepan tadi ya". Hanya perlu waktu sekitar 3 menit aku selesai wawancara dan pemotretan dan kemudian petugas memberikan ku selembar kertas untuk dibawa ke BNI dan dilakukan pembayaran, petugas mengatakan "ini nanti jam 2 dibawa ke BNI ya, untuk pembayaran, hari jumat (3 hari kemudian) bawa ini dan slip untuk pengambilan pasport". 

Setelah balik kekantor, menunggu jam 2 seperti yang diperintahkan oleh petugas imigrasi tadi, akhirnya hampir jam 3 aku pergi ke BNI, meski malas-malasan karena panas dan puasa, tapi tetap kupaksakan. Setelah sampai di BNI pasar Aceh, mengambil nomor antrian dan tak berselang lama dipanggil, sesampai diteller langsung kusodorkan kepada petugas, setelah karyawan Bank itu mengecek ternyata slip yang kuberikan itu belum bisa disetor karena belum di input data oleh petugas imigrasi. 

Sebenarnya aku kecewa, sudah rela panas-panasan pergi seperti yang diperintahkah oleh petugas imigrasi dan sengaja sedikit telat, eh ternyata malah juga belum bisa bayar. Akhirnya aku katakan sama petugas Bank "ya udah kalau gitu berarti besok aja ya bayarnya", petugas itu menjawab "baik pak".

Intinya syarat dan mekanisme buat pasport itu;
- Foto copy KTP
- Foto copy KK
- Foto copy Akte/Ijazah
*Bawa akte/KK/Ijazah asli untuk meyakinkan dan kesesuaian data.

Selesai foto dan wawancara, petugas akan memberikan slip, slip itu besoknya dibawa ke BNI untuk dilakukan pembayaran, kemudian 4-5 hari (waktu yang ditentukan 3 hari, tapi biasanya terlambat) sesudahnya baru kembali ke kantor imigrasi dengan membawa slip untuk mengambil pasport. 


Kantor Imigrasi Banda Aceh, 07 Juni 2016
Share:

Tips Penting Bagi Jomblowers di Bulan Puasa

Puasa adalah adalah tindakan sukarela dengan berpantang dari makanan, minuman, atau keduanya, perbuatan buruk dan dari segala hal yang membatalkan puasa untuk periode waktu tertentu. Meski puasa adalah berpantang, zaman gini berpantang tidak ketemuan sama pacar selama puasa dianggap hal tabu atau lebih berat pantang ketemuan dibandingkan puasa. Begitulah zaman modernisasi ini, taraweh bareng, ngabuburit, asmara subuh dan tetek bengek lainnya di bulan puasa yang paling sering dilakukan oleh remaja-remaja kasmaran.

Taraweh bareng, selfie dan upload dimedia social sepertinya memang sudah menjadi sesuatu aktivitas wajib bagi kalangan remaja dan dengan note “taraweh bareng ayank”. Begitulah kehidupan saat ini, maka jika bulan puasa sering kita lihat setan-setan update status “selfie dengan mukenah atau peci” jangan heran, seharusnya setan-setan manusia itu harus di rantai juga, biar sama dengan para jin-jin itu.

Namun kondisi itu, bagi para jomblowers biasanya lebih adem, seolah olah sedang memaksimalkan beribadah, padahal mau selfie dengan siapa?,. tapi bagi para jomblowers ada beberapa tip yang dapat dilakukan agar selama bulan puasa tidak menyebabkan kegaluan, karena kegalauan dapat menyebabkan ibadah bulan puasa jadi tidak maksimal. Berikut tipsnya.

Jangan menghadiri berbuka puasa (reuni).
Judulnya emang "reuni" sekalian sama buka puasa. Tapi ya, ini reuni cuma judulnya doang. Intinya adalah ajang pamer. Pamer apaan? ya macem-macem. Misalnya ya.. Yang dulu miskin, pamer sekarang udah kaya. Yang dulu norak, pamer sekarang udah modis. Yang dulu jomblo, pamer sekarang udah punya pacar, ya macam-macam deh.

Kemungkinan terakhir ini yang paling musti dihindari. Kamu ngga mau kan mata kamu mendadak mimisan gara-gara di acara reuni bertebaran pemandangan teman-teman kamu yang asyik-asyikan sama pacaranya atau suami/istrinya sedangkan kamu malah sendirian. Pasti ngga mau kan? iya kan?

Solusinya:
"Jangan hadiri undangan acara reuni plus berbuka puasa bersama. Beri alasan yang meyakinkan seperti: Misalnya kamu harus berbuka puasa bersama dikantor, acara tersebut tidak mungkin tinggalkan atau bisa juga bilang sedang diluar daerah, daerah mana aja bilang aja lagi di hongkong "

Jangan ingat kenangan Ramadhan
Mungkin sering diantara kalian, suka keinget jaman-jaman bulan puasa tahun lalu yang masih ditemani sang pacar. Sahur dibangunin pacar, buka puasa ngabuburit bareng pacar, tarawih bareng pacar, nyolong sendal di mesjid bareng pacar,

Langsung mellow kan kalau ingat gitu..
sekonyong-konyong (bahasanya -___-) kamu jadi mendadak galau.
Itulah hal yang paling ditakutkan! kalau kamu udah galau, ntar kamu bakal lari dengan kalap menuju keude terdekat untuk mencari indomie. Nah looooo puasanya jadi batal dong!?

Solusinya:
"Hendaknya nikmatilah masa jomblomu itu untuk memperbanyak ibadah dibulan ramadhan "

Jangan tarawih tempat banyak pemuda-pemudi nya
In some case, terutama pada pasangan kekasih yang alay atau baru  anget-angetnya jadian kadang bisa sedikit mengganggu para jomblo. Misalnya saat tarawih, di depan mesjid, nyopot sandal, eh, sendalnya couple lan sama pacarnya, trus mau masuk mesjid, pamitan lebay kayak di film-film perang karena akan berpisah, saf pria dan saf wanita, nyampe di saf, sms "Yang, aku udah nyampe nih", pas ceramah, bukannya dengerin ceramah malah smsan "Yang, ntar abis tarawih jalan yuk" sambil mesam-mesem ngga jelas, atau kalo ngga update status/ngetwit "Tarawih with my lovely (dengan emot cium/peluk)

Nah, nyebelin banget-banget kan? makanya kalo kamu ngeliat ada pemuda/pemudi yang kayaknya tidak memiliki aura jomblo maka jagalah jarak dengannya minimal 6 meter biar ibadah salat kamu lebih khusyuk.

Solusinya:
"Hendaknya salatlah di mesjid yang mayoritas orang tua (ibu-ibu, bapak-bapak, kakek-kakek atau nenek-nenek)" 

Jangan ngomongin mantan di bulan puasa
Saya yakin, kalo udah ngumpul bareng temen, pasti bawaannya pengen ngerumpi. Nah, kadang kita kalo udah ngomong jadi ngga sadar topik pembicaraannya suka melebar kemana-mana. Terus, bahaya kalo udah nyangkut sama yang namanya mantan. Kamu jadi ngga sadar malah jelek-jelekin dia, inget kelakuan buruk dia ke kamu dulu, terus ngomongin pacar barunya si mantan yang sekarang, nah loooo... malah jadi ngomongin kejelekan orang lain, padahal lagi puasa. Jadi dosa kan?

Solusinya:
"Hendaknya jangan membicarakan mantan. Haram hukumnya"

Jangan ingat nama mantan waktu tadarus/mengaji
Kalau lagi bulan puasa gitu, biasanya orang-orang jadi agak rajin mengaji secara intensif. Nah, usahakan kalian jangan mengingat nama mantan kalian, karena ini akan mengganggu ibadah kalian selama bulan puasa. Terutama pada saat mengaji.
Misalnya kalian lagi baca sebuah surah dalam Al Quran dan salah satu potongan ayatnya ada yang berbunyi nama mantan kamu, pasti jadi kacaukan.

Atau misalnya nama mantan kamu “Maryam”
Ketika kamu baca surah Maryam, maka kamu akan galau terus, bayangkan mungkin kamu akan galau sekitar 25 menit selama ayat-ayatnya selesai dibaca.

Memori-memori kebersamaan dengan Maryam satu persatu bermunculan di otak kamu. Kamu jadi nggak sanggup lagi nerusin ayat-ayat itu, karena terlalu nyesek.
Nah loooo....kamu nggak jadi tadarus/ngaji lagi dan malah bershower bareng nenek gayung. sayang banget kan nggak jadi dapet pahala...

Solusinya:
"Hendaknya suruh mantanmu mengganti namanya dengan nama yang tidak mungkin dijumpai di alquran. Misalnya Prety, Marioline, Amorica dan lain-lain"

*Salam happy untuk para jomblowers
Jomblo itu lebih terhormat, dari pada pacaran tapi enggak dihormati, alias galau mulu.
Share:

Muzakir Manaf – TA Khalid Awal Dari Bencana ?

Keputusan Muzakir Manaf telah final, apapun resikonya Partai Aceh sebagai pengusung sekaligus partai yang dinahkodai Muzakir Manaf harus pasang badan terhadap keputusan Muzakir Manaf tersebut. Bahkan publik pun tak menganggap keputusan Mualem panggilan akrab Muzakir Manaf sebagai suatu keputusan yang mengejutkan, karena kedekatan Mualem dengan TA Khalid dan bergabungnya Mualem dengan Partai Gerindra serta kedekatan Mualem dengan Prabowo menjadi alasan kuat keputusan Mualem itu.

Dalam konteks kepentingan organisasi Partai Aceh, tentu jika dilihat dari hasil pemilu legislative 2014, Partai Aceh tidak memiliki keuntungan apapun terhadap kedekatan Partai Aceh dengan Partai Gerindra. Bahkan kedekatan itu yang paling diuntungkan adalah Partai Gerindra, Pasca kerjasama itu Partai Gerindra mendapatkan banyak kursi di Aceh yang sebelumnya tidak mendapatkan tempat dihati Rakyat Aceh, 2 Kursi DPR RI, 3 Kursi DPRA dan 39 kursi DPRK se Aceh, sedangkan Partai Aceh malah mengalami penurunan drastis.

Isu pasangan Zaini Abdullah – Muzakir Manaf yang mendapatkan sokongan dana dari Prabowo Ketua Umum Partai Gerindra pada saat mencalonkan diri di Pilkada 2012 sebanyak 50 Milyar mungkin benar adanya, sejak saat itulah kedekatan Mualem dengan Prabowo semakin harmonis. Bahkan kemudian Mualem ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Aceh, sejak saat itulah hubungan Partai Aceh dengan Partai Gerindra bagaikan Adik dan Kakak Kandung.

Bukan hanya itu, pada Pilpres 2014 disaat petinggi-petinggi Partai Aceh memutuskan mendukung pasangan Jokowi – Djusuf Kalla yang dianggap lebih memiliki hubungan histori dengan Aceh, Mualem pasang badan dengan kekuatan struktur Partai Aceh mendukung pasangan Prabowo – Hatta Rajasa. Sejak itu pula, hubungan Mualem dengan para petinggi (tuha peut) Partai Aceh mulai memanas, seperti Zaini Abdullah dan Zakaria Saman yang memilih mendukung Jokowi – Djusuf Kalla.

Penunjukkan TA Khalid sebagai Calon Wakil Gubernur yang mendampingi Mualem tentu tidak lepas dari berbagai perjanjian dan jalinan hubungan antara Mualem dengan Prabowo sejak tahun 2012 lalu. Sejak saat itu, Mualem terlihat tidak bisa lepas dari bayang-bayang Prabowo.

Pernyataan Mualem yang mengatakan memilih Wakil dari Partai Nasional demi mengharmoniskan Aceh – Jakarta tentu tidak dapat diterima dengan akal sehat, karena Partai Gerindra saat ini bukanlah partai yang berada dalam pemerintahan, sedangkan Aceh butuh partai nasional yang saat ini harmonis dengan pemerintah pusat. Agar semua kebutuhan Aceh yang selama ini tertunda dapat lebih mudah terwujud. Padahal jika benar, keinginan Mualem untuk mengharmoniskan hubungan Aceh – Jakarta, maka yang mampu mewujudkan itu bukanlah TA Khalid, akan tetapi partai-partai yang saat ini berada dalam pemerintahan.

Pasca Mualem mengumumkan calon wakil yang mendampinginya, bahkan ada yang menganggap itu awal dari bencana Partai Aceh, karena selain TA Khalid yang tidak memiliki pengaruh terhadap peluang kemenangan bagi Mualem, TA Khalid juga dianggap tidak memiliki kapasitas yang mampu mengisi kekurangan Mualem.

Tapi itulah Mualem, demi memuluskan hubungan Aceh – Jakarta maka dipilihlah partai yang saat ini menjadi oposisi dipemerintahan pusat, kemudian wakil yang mampu mengumpulkan suara sebanyak 25.863 suara di 15 Kabupaten/Kota di Aceh pada pileg untuk DPR RI tahun 2014 yang lalu. Namun bukanlah Mualem namanya jika tidak mampu mengalih perhatian, yang terpenting bagi Mualem sosok Wakil adalah “Bisa diajak berbincang dan bisa saya suruh kemanapun…!!!”
Share:

Duet Irwandi Yusuf - Tarmizi A Karim

Pilkada di Aceh tak lama lagi, dua calon Gubernur bahkan sudah mengumumkan Wakilnya, Pertama Zakaria Saman yang terlebih dahulu mengatakan maju bersama T. Alaidinsyah. Dipilihnya Ketua PMI Aceh itu oleh Zakaria Saman disebut-sebut untuk menguatkan dukungan Djusuf Kalla (Wakil Presiden) kepada Zakaria Saman, selama ini memang Apa Karya panggilan akrab Zakaria Saman dikenal memiliki kedekatan dengan Djusuf Kalla sejak Pilpres 2014.

Pengumuman kedua dilakukan oleh Muzakir Manaf yang memutuskan wakilnya adalah TA Khalid ketua Partai Gerindra Aceh, pemilihan TA Khalid sebagai Wakil Muzakir Manaf memang tidak mengejutkan publik, karena selama ini memang Mualem dianggap memiliki hubungan khusus dengan struktur Partai Gerindra.

Keputusan Mualem panggilan akrab Muzakir Manaf yang memilih TA Khalid memutuskan harapan para partai nasional yang selama ini mencoba melobi posisi wakil. Namun Mualem tetap telah memiliki kekuatan politik yang kuat dengan pasangan tersebut, dimana partai Aceh, Partai Gerindra, PKS, PKB, Hanura telah menyatakan dukungan untuk Mualem.

Zaini Abdullah yang telah memutuskan maju melalui jalur independent sampai sekarang belum mengumumkan siapa Wakil yang akan mendampinginya, melihat keseriusan Abu Doto panggilan akrab Zaini Abdullah ini untuk maju melalui jalur independent adalah telah bekerja tim nya untuk mengumpulkan dukungan KTP dari masyarakat yang mendukungnya, bahkan dikabarkan KTP yang terkumpul sudah melebihi dari kuota yang akan ditetapkan.

Kemudian Irwandi Yusuf dan Tarmizi A Karim adalah dua calon Gubernur yang selama ini menyatakan niatnya untuk maju, bahkan sudah melalukan pembentukan tim dan kerja-kerja sosialisasi, namun masih menunggu dan berharap untuk di usung oleh partai politik nasional, naasnya kedua calon ini hingga sekarang belum menemukan partai yang komit untuk mendukung dirinya, bahkan nasib mereka terancam batal berkompetisi dalam pilkada kali ini.

Kedua sosok ini memang dikenal memiliki kapasitas untuk menyelamatkan Aceh. Irwandi Yusuf dikenal sebagai sosok mantan Gubernur Aceh yang sukses dengan berbagai pogram kerakyatannya selama ia menjabat dan bahkan di anggap lebih berkapasitas dibandingkan dengan sosok Gubernur dan Wakil Gubernur saat ini. Kemudian Tarmizi A Karim, karirnya di Jakarta terbilang gemilang, bahkan ia beberapa kali dipercayakan untuk menjadi Pejabat Gubernur di beberapa daerah termasuk di Aceh, kapasitas Tarmizi A Karim tidak perlu diragukan lagi.

Dalam konstelasi politik 2017 ini, Irwandi Yusuf dan Tarmizi A Karim sama-sama berkeinginan untuk maju sebagai Gubernur, namun diskusi masyarakat di warung kopi tak sedikit yang mengharapkan kedua sosok ini bersatu dan maju bersama sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Jika kedua sosok ini bersatu, maka diprediksi dengan mudah memenangkan pilkada di Aceh, karena dianggap sebagai pasangan paling ideal untuk kemajuan Aceh dimasa depan.

Jika saja, partai nasional yang belum memutuskan dukungannya seperti NasDem, Demokrat, Golkar, PAN menyatukan kedua sosok ini untuk diusung dalam pilkada 2017 maka Aceh punya harapan. Elektabilitas Irwandi Yusuf dalam beberapa survei di ketahui memiliki keunggulan, bahkan ia dalam banyak survei mengalahkan Muzakir Manaf, sedangkan Tarmizi A Karim diprediksi berada pada posisi dibawah ketiga kandidat lain.

Jika keduanya tetap memilih maju masing-masing, maka diprediksi bakal gigit jari, apalagi jika kedua-duanya tidak menemukan partai politik yang mengusungnya. Jika partai nasional ingin memenangkan pertarungan politik 2017 di Aceh ini maka satukan mereka “Irwandi Yusuf dan Tarmizi A Karim”
Share: