• I am an introvert who like to read books and also writing, interest in politics and photography a master student of Industrial Engineering of Syiah Kuala University

  • Do not give up just because it failed at the first opportunity. Something precious you will not have it easily. Keep trying

  • Happiness is a choice. You can choose to be happy. There’s going to be stress in life, but it’s your choice whether you let it affect you or not

  • Kebaikan dalam kata-kata menghasilkan kepercayaan diri, Kebaikan dalam berpikir menghasilkan kebesaran, Kebaikan dalam memberi menghasilkan cinta – Lao Tzu

  • Saya percaya bahwa setiap kejadian dalam hidup terjadi dalam kesempatan untuk cinta, bukanlah ketakutan - Oprah Winfrey

21 Tahun Pencarian Arti Nama Berakhir


Memiliki nama unik dan aneh memang menjadi sebuah keunikan sekaligus keminderan jika si pemilik nama itu sendiri tidak mengerti dan mengetahui asal muasal dari nama tersebut, uniknya jika kita memiliki nama yang aneh dan sering menulis dan memposting dalam internet, maka nama kita paling cepat ditemukan, tapi kekurangannya jika banyak orang yang mempertanyakan nama aneh yang kita sandang sedangkan kita sendiri tidak tahu arti dan makna nama yang disandang untuk kita. Inilah yang saya alami sepanjang perjalanan hidup saya yang saat ini sudah berusia 26 tahun. Sejak memasuki bangku sekolah pertama, pertanyaan terhadap seputaran arti dari nama yang saya sandang sudah menjadi hal yang paling sering saya alami, bukan saja antar teman yang mempertanyakan arti dari nama saya itu sendiri, bahkan sang guru sekalipun sering mempertanyakan arti dari sebuah nama yang saya sandang ini, bahkan jadi bahan lucu lucuan pun telah menjadi sesuatu hal yang lazim saya terima seputar pertanyaan tentang arti nama.
Share:

Baru Dilantik DPR Aceh Buat 3 Kesalahan

Tiga kesalahan yang merugikan rakyat, yang sudah dilakukan oleh anggota DPR Aceh baru kita, padahal mereka baru dilantik dan belum banyak berbuat apa apa kepada masyarakat. Pasca pelantikan pada tanggal 30 September 2014 yang lalu, DPR Aceh memang menjadi topic hangat untuk diperbincangkan oleh masyarakat terutama para lembaga masyarakat yang konsen memperhatikan dan mengamati kinerja anggota DPR Aceh yang baru itu. Meski baru saja dilantik, mereka sudah kembali memperlihatkan siapa mereka sesungguhnya, apa yang terjadi dan dilakukan oleh anggota DPR Aceh saat ini memang terfokus pada kepentingan partai dan dirinya, sehingga hal hal yang mendasari kebutuhan masyarakat tidak menjadi prioritas mereka. Maka dari itu, perebutan kekuasaan pada pemilihan pimpinan dan alat kelengkapan dewan terlihat telanjang dimata masyarakat. Tapi dari sekian banyak perihal yang terjadi di DPR Aceh saat ini, ada tiga hal yang menjadi tontonan menarik bagi masyarakat, yaitu
Share:

Kehidupan Dan Perjuangan Hasan Tiro

Suatu hari pada September 1998, di pertengahan musim gugur, seorang lelaki muda keluar dari lambung pesawat yang baru mendarat di bandara Arlanda, Stockholm, Swedia. Lelaki berperawakan kecil dan berkulit putih itu baru saja tiba dari Malaysia. Muzakir Abdul Hamid, lelaki itu, adalah salah satu pemuda Aceh yang mendapat suaka politik ke Swedia dari UNHCR, lembaga PBB yang menangani urusan pengungsi.

Mereka dikejar-kejar pemerintah Malaysia karena menjadikan negara itu sebagai basis gerakan baru setelah diburu tentara di Aceh. Sempat menetap di luar kota Stockholm, pada tahun 2000 ia pindah ke pusat kota. Tinggal di sebuah rumah yang berjarak 15 kilometer dari rumah Hasan Tiro, sejak itu Muzakir menghabiskan hari-harinya bersama wali nanggroe.
Share:

Tgk. Abdullah Syafi’i Panglima Panutan

“…Jika pada suatu hari nanti Anda mendengar berita bahwa saya telah syahid, janganlah saudara merasa sedih dan patah semangat. Sebab saya selalu bermunajat kepada Allah SWT agar mensyahidkan saya apabila kemerdekaan Aceh telah sangat dekat. Saya tak ingin memperoleh kedudukan apa pun apabila negeri ini (Aceh) merdeka…”

Itulah wasiat terakhir Panglima Gerakan Aceh Merdeka Abdullah Syafei yang tewas dalam kontak senjata di kawasan perbukitan Jimjiem, Kecamatan Bandarbaru, Kabupaten Pidie. Wasiat yang dibuat sebulan sebelum ia meninggal, seolah firasat Syafei bahwa kematiannya memang telah dekat. Namun, jauh sebelum Tengku Lah –begitu ia biasa disapa– tewas, ia telah menulis pesan agar kematiannya tidak ditangisi, apalagi diratapi. Sebab, perjuangan kemerdekaan negeri Aceh Sumatra belum tuntas dan kematian dirinya adalah syahid.
Share:

Kenapa Kita Salahkan Anggota Dewan

Jangan salahkan para Anggota Dewan jika kemudian masyarakat kecewa terhadap kinerja mereka yang tidak pro terhadap masyarakat, karena apapun alasannya, kitalah yang telah memilih mereka melalui tangan kita masing masing, nasib kita dalam sistem kenegaraan telah kita percayakan kepada mereka untuk 5 tahun mendatang, jika kemudian tidak sesuai dengan keinginan kita, mengapa kita harus salahkan mereka, mari intropeksi diri, mengapa memilih mereka pada pemilu tahun 2014 kemarin, bukankah ada banyak yang lain, yang lebih layak dan dapat kita percayakan untuk mewakili kita menyuarakan keadilan dan kesejahteraan untuk kita semua. Tapi semuanya telah kita tentukan melalui tangan kita pada 09 April tahun 2014 yang lalu.
Share: