• I am an introvert who like to read books and also writing, interest in politics and photography a master student of Industrial Engineering of Syiah Kuala University

  • Do not give up just because it failed at the first opportunity. Something precious you will not have it easily. Keep trying

  • Happiness is a choice. You can choose to be happy. There’s going to be stress in life, but it’s your choice whether you let it affect you or not

  • Kebaikan dalam kata-kata menghasilkan kepercayaan diri, Kebaikan dalam berpikir menghasilkan kebesaran, Kebaikan dalam memberi menghasilkan cinta – Lao Tzu

  • Saya percaya bahwa setiap kejadian dalam hidup terjadi dalam kesempatan untuk cinta, bukanlah ketakutan - Oprah Winfrey

HIV AIDS Mengancam Aceh

Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (Human lmmunodeficiency Virus) yang mudah menular dan mematikan. Virus tersebut merusak sistem kekebalan tubuh manusia, dengan akibat turunnya/hilangnya daya tahan tubuhnya, sehingga mudah terjangkit dan meninggal karena penyakit infeksi, kanker dan lain-lain. Sampai saat ini belum ditemukan vaksin pencegahnya atau obat untuk penyembuhannya. Jangka waktu antara terkena infeksi dan munculnya gejala penyakit pada orang dewasa memakan waktu rata-rata 6-10 tahun. Selama kurun waktu tersebut, walaupun masih tampak sehat, baik secara sadar maupun tidak, yang bersangkutan dapat menularkan virus HIV kepada orang lain. Virus HIV ditularkan kepada orang sehat terutama melalui hubungan seksual; disamping itu juga bisa melalui darah/produk darah (misalnya transfusi, suntikan, tindakan medis, dan lain-lain) dan dari ibu yang terinfeksi kepada janin/bayinya.
Share:

Untuk Bapak Gubernur

Kepada yang terhormat Bapak Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah dan Bapak Wakil Gubernur Muzakir Manaf, izinkan saya menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan Aceh yang saya beserta masyarakat rasakan selama ini. Sebelumnya saya memohon maaf jika dalam hal pandangan saya ini terdapat ketidaksetujuan Bapak atas apa yang saya sampaikan, apalagi tutur kata yang Bapak anggap tidak pantas saya utarakan mengingat Bapak sebagai orang besar (Pemimpin) dan orang terhormat di negeri Aceh tercinta ini. Berbicara tentang kehormatan, Mungkin secara analisa dan perspektif, Bapak pasti lebih tau bagaimana rasanya menjadi orang miskin, bagaimana menjadi seorang janda, apalagi menjadi seorang korban pemerkosaan, mereka pasti tidak lagi merasa menjadi orang terhormat. Apalagi, pragmatisme pandangan masyarakat dalam era global ini, semua yang berbau tidak menguntungkan, dianggap tidak terhormat. Tapi jika menguntungkan, korban pemerkosaan pun akan menjadi terhomat.
Share:

23 Kab/Kota Di Aceh Terjangkit Virus Hiv

Komisi Penanggulangan Aids Kota Banda Aceh Rabu (15/11/2014) mengadakan workshop warga peduli aids di Aula Balai Kota Banda Aceh. Acara yang diikuti oleh 120 orang tersebut merupakan perwakilan dari 9 kecamatan yang ada dikota banda aceh dan unsur pemuda serta mahasiswa.

Dalam sambutannya Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’adudin Djamal menyebutkan angka penderita virus HIV/AIDS dikota Banda Aceh bagaikan fenomena gunung es, sampai saat ini Banda Aceh telah menemukan 30 orang kasus penderita HIV/AIDS, 7 diantaranya sudah meninggal, angka tersebut melonjak tajam dibandingkan tahun tahun sebelumnya dan 21 orang diderita oleh laki-laki sedangkan 9 lainnya diderita oleh perempuan.
Share:

Kemasan Studi Banding Dewan Aceh

Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) usai dilantik pada tanggal 30 September 2014 yang lalu belum juga menyelesaikan tata tertib (tatib) hinga menjelang 2 bulan usia menjabat sebagai DPRA periode 2014-2019, lambatnya kerja anggota DPRA yang baru terpilih itu dalam penyusunan tatib menjadi tanda tanya dimasyarakat Aceh terhadap kualitas anggota DPRA terpilih itu, padahal pekerjaan DPRA menjelang akhir tahun menumpuk seperti pembahasan dokumen KUA dan PPAS untuk dijadikan RAPBA tahun 2015, jika DPRA tidak bekerja cepat maka dipastikan akan berimbas pada pembangunan Aceh pada tahun 2015. Usai dilantik plesiran DPRA pertama adalah ke Jakarta yang dikemas dalam bentuk orientasi dengan tujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus pengalaman dan kinerja anggota dewan baru yang dilakukan dua tahap mulai 13 Oktober hingga 25 Oktober 2014, tentunya orientasi itu menghabiskan anggaran yang tidak sedikit untuk kebutuhan perjalanan dinas 81 dewan tersebut.
Share:

Aceh Penipu Yang Ditipu

Menipu atau ditipu, ini telah menjadi sejarah tersendiri bagi Aceh semenjak  datangnya penjajahan Belanda ke Aceh, lihai menipu dan usai kemerdekaan seringnya ditipu telah menjadi konsumsi masyarakat Aceh, jika pada masa penjajahan Belanda, Aceh lihai menipu sebagai taktik perang dalam melawan Belanda, pasca kemerdekaan, Aceh ditipu oleh pemerintah Indonesia dan berulang kali terjadi sampai saat ini pasca perjanjian MoU Helsinky tahun 2005 silam, janji pemerintah pusat terhadap hak Aceh tidak juga dipenuhi sebagaimana kesepakatan. Mulai Presiden Soekarno sampai pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), apa yang dijanjikan oleh pemerintah pusat terhadap Aceh tak kunjung dipenuhi secara iklas oleh pemerintah pusat, maka dari itu keluarlah istilah “Aceh bagaikan ular yang ekornya tetap diikat”.
Share:

Tri Juanda Dan Isu Lembagaisme

Usai ditangkap oleh Polres Lhokseumawe nama Tri Juanda mendadak terkenal di kalangan aktivis dan para organisatoris terutama dikalangan mahasiswa, dukungan dan aksi simpatik terus dilakukan melalui broadcast blackberry masengger, namun dukungan demi dukungan yang terus mengalir dan adanya aksi (kecil) yang diberi nama “Save Tri Juanda” “Gerakan Menjemput Tri Juanda” tidak mampu membuat Tri Juanda berhasil untuk menghirup udara segar dan keluar dari balik jeruji besi tersebut. Tri Juanda ditangkap usai melakukan Unjuk rasa menuntut pemerintah dan PT Pertamina merealisasikan resettlement (pemukiman baru) untuk 542 KK warga eks Blang Lancang dan Rancong, Lhokseumawe, yang digusur ketika pembangunan Kilang LNG Arun tahun 1974 dengan sangkaan menghasut dan merusak pagar kompleks perumahan PT Arun saat unjuk rasa pada 27 Oktober lalu dan dijerat pasal 160 KUHP dan pasal 170 KUHP.
Share:

Cinta, Politik Dan Janji

Cinta adalah diawali dari ketertarikan yang kemudian punya komitmen bersama untuk menjalani dalam sebuah ikatan hubungan dan saling menghargai, menerima, terbuka dan memberi atas dasar kepercayaan dan keyakinan yang di jalani. Sedangkan politisi adalah seseorang yang terlibat dalam politik, bahkan ahli dalam dalam bidangnya serta ikut dan berperan dalam pemerintahan. Cinta dan Politisi memang merupakan dua kategori yang berbeda, tapi mereka terdapat kesamaan yang sering dipersoalkan, yaitu janji cinta dan janji politik. Sehingga kesetiaan cinta dan politik dipertaruhkan dalam setiap episode kehidupan mereka. Jika kesetiaan tersebut tidak menjadi pedoman dasar mereka dalam setiap langkah yang ditempuh dikemudian hari, maka akan diakhiri dengan kekecewaan, baik itu dalam cinta maupun dalam politik yang dijanjinkan oleh politisi.

Share:

Promosikan Wisata Yang (Tak) Layak Di Aceh

Aceh memang punya segudang tempat wisata yang bisa dikunjungi dan dijamin akan memberikan rasa takjub bagi mata siapa saja yang memandang, tapi keindahan alam tersebut tersembunyi dari telinga para pelancong yang ingin menghabiskan masa liburannya terutama dipantai. Berbagai promosi yang dilakukan oleh Pemerintah tidak mampu memberikan informasi secara face to face kepada para turis dari berbagai manca Negara yang ingin melancong ke Indonesia, tentunya bagi pelancong manca Negara mereka hanya menganggap Bali dan Raja Ampat merupakan tujuan utama wisata di Indonesia. Bali dan Raja Ampat selain memiliki keindahan alam yang menakjubkan juga memiliki fasilitas memadai yang membuat para turis merasa nyaman jika berada di lokasi tersebut, berbeda dengan Aceh, fasilitas minim dan pengelolaan yang kurang baik membuat para turis tidak melirik Aceh sebagai lokasi wisata utama di Indonesia.
Share: