Misi Terselubung Adik Prabowo Hashim Djojohadikusumo

Hashim Djojohadikusumo adalah adik Prabowo Subianto calon presiden Indonesia, dia adalah Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Gerindra dan juga ketua Bappilu. Selain itu ia juga menjadi Ketua Dewan Pembina Kristen Gerindra (Baca : Adik Prabowo Jadi Pembina Kristen Gerindra), Hashim yang beragama Kristen Protestan sama seperti ibunya Dora Marie Sigar (Baca : Kata Adik: Ibunda Prabowo Subianto Lahir dan Meninggal sebagai Kristen Protestan). Adik Prabowo tersebut adalah aktor dibalik pencapresan Prabowo Subianto,  Hashim menyokong penuh pencalonan sang kakak untuk maju sebagai calon presiden pada pemilu 2014 ini, bahkan Hashim menyatakan menyiapkan dana dalam jumlah tak terbatas.

Hashim Djojohadikusumo juga adalah seorang wiraswasta dan pemilik perusahaan Arsari Group yang bergerak dalam bidang pertambangan, program bio-ethanol, perkebunan karet dan lain-lain. Pada tahun 2002 Hashim ditahan karena terlibat pelanggaran Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dimana kredit yang seharusnya dikucurkan ke kreditor ternyata dikucurkan ke grupnya sendiri. Hashim Djojohadikusumo juga berhasil menguasai konsesi lahan hutan sebesar 97 hektare yang tersebar di Aceh Tengah, yang kemudian mendorongnya untuk terus memperluas jaringan bisnisnya hingga memiliki 3 juta hektare perkebunan, konsesi hutan, tambang Batubara, dan ladang migas di Aceh hingga ke Papua. Menurut laporan Forbes 2012 mengklaim bahwa Hashim Djojohadikusumo sebagai salah satu pria terkaya di Asia dengan kekayaan mencapai US$ 850 juta atau bila dikurs kan bisa mencapai sebesar Rp 8.5 Triliun.

"Saya akan dukung dana banyak dan cukup untuk menang," ujar Hasyim menjawab pertanyaan Tempo saat berkunjung ke Museum Diponegoro di Jalan HOS Cokroaminoto, Yogyakarta. Hasyim berada di Yogyakarta menghadiri peluncuran buku Peter Carey Kuasa Ramalan: Pangeran Diponegoro dan Akhir Tatanan Lama di Jawa 1785-1855.

Ketika Tempo menyebutkan angka Rp 9 triliun untuk dana pemenangan pencalonan Prabowo, Hasyim tertawa lebar. Dengan nada bercanda ia menyebutkan dana pemenangan Prabowo bisa lebih dari Rp 9 triliun. "Kalau Tuhan kucurkan Rp 100 triliun, ya Rp 100 triliun. Pokoknya banyak dan cukup untuk menang," kata Hasyim. (Baca : Demi Prabowo, Hasyim Siapkan Rp 100 Triliun)



Prabowo yang juga di gadang gadang sebagai calon yang tidak akan tunduk pada asing ternyata tidak demikian, Hashim adik Prabowo yang aktif menggalang dana dan dukungan dari pihak asing termasuk Amerika dalam pertemuan di acara USINDO Washington Special Open Forum Luncheon pada 17 Juli 2013  telah menyatakan bahwa jika Prabowo menang menjadi Presiden, Amerika akan mendapatkan perlakuan khusus Partai Gerindra bahkan secara terang terangan juga Hashim menyebutkan bahwa Prabowo sangat Pro Amerika (Lihat : Youtube)

Juga kemudian Hashim dalam video tersebut menyebutkan bahwa ada 73 pegawai di Menteri Pertanian, yang kemarin dikoreksinya menjadi 76 orang, yang dipecat karena beragama tertentu (Baca : Mentan Sayangkan Pernyataan Adik Prabowo)

Baru baru ini juga lagi lagi muncul pemberitaan mengenai peran Hashim dalam menyetujui PKS dapat berkoalisi dengan Gerindra, agar Gerindra mampu mengatur gerakan PKS.

 "Saya yang beri izin Prabowo untuk berkoalisi dengan PKS. Karena saya ingat Matius 10:16, yang intinya kita harus cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Karena bila Prabowo presiden, dia mampu kendalikan itu," ucap Hashim saat menghadiri Diskusi Publik Gereja Mendengar Visi Misi Capres 2014, yang diselenggarakan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), di aula Sekolah Tinggi Teologia Jakarta, Senin (2/6).

"Perihal GKI Yasmin, di depan puluhan pendeta, Prabowo pernah katakan, bila nanti dia jadi presiden, dia akan perintahkan Kapolri (Kepala Kepolisian Republik Indonesia) untuk membuka kembali GKI Yasmin," Hashim menambahkan. (Baca : Hashim: Prabowo Bisa Kendalikan PKS dan Buka Yasmin)



Share: