• I am an introvert who like to read books and also writing, interest in politics and photography a master student of Industrial Engineering of Syiah Kuala University

  • Do not give up just because it failed at the first opportunity. Something precious you will not have it easily. Keep trying

  • Happiness is a choice. You can choose to be happy. There’s going to be stress in life, but it’s your choice whether you let it affect you or not

  • Kebaikan dalam kata-kata menghasilkan kepercayaan diri, Kebaikan dalam berpikir menghasilkan kebesaran, Kebaikan dalam memberi menghasilkan cinta – Lao Tzu

  • Saya percaya bahwa setiap kejadian dalam hidup terjadi dalam kesempatan untuk cinta, bukanlah ketakutan - Oprah Winfrey

Barat Dan Syariat Aceh


Negara barat mengenal Aceh bukan hanya saja daerah tsunami melainkan sebagai daerah yang menerapkan syariat islam setelah adanya perjanjian MoU Helsinky antara GAM dan Pemerintah Indonesia dan syariat islam merupakan salah satu  poin istimewa dari hasil kesepakatan tersebut. Dibalik penerapan syariat Islam di Aceh saat ini mata Negara barat secara terus menerus tertuju pada daerah syariat ini, pandangan negatif baik itu kritikan maupun kekhawatiran semakin banyak dilontarkan oleh Negara barat dengan dalih hak asasi manusia.

Negara barat selalu saja mengkritik setiap kebijakan tentang syariat islam jika dimata Negara barat terlihat sebagai proses yang menyalahi hak asasi manusia. Tidak tanggung-tanggung PBB pun ikut menaruh perhatian serius terhadap penerapan syariat Islam di Aceh. Perhatian tersebut tentunya menjadi suatu momok yang terus menghantui setiap pemberlakuan aturan syariat Islam di Aceh, liat saja beberapa kejadian yang telah berlalu dan menjadi pusat perhatian Negara barat terhadap Aceh seperti penangkapan anak Punk, hukum cambuk, dll. 

Jika ditelaah lebih dalam tentang permasalahan hak asasi manusia seharusnya kita tidak lupa dengan pemberlakuan ummat muslim yang terjadi di Negara barat. Ummat muslim di Negara barat selalu didiskriminasikan oleh aturan-aturan Negara tersebut seperti melarang penggunaan jilbab ditempat umum, sedangkan dalam agama islam menutup orang merupakan syarat mutlak bagi kaum hawa. Bahkan palestina merasakan betapa kejamnya Negara Israel memporak porandakan palestina dan didukung oleh Amerika sebagai Negara sahabatnya.

Negara barat seperti Amerika memang selalu menjadi Negara fenomenal yang selalu mengatasnamakan kebebasan dan hak asasi manusia, namun dibalik kebebasan dan hak asasi manusia Amerika selalu saja melupakan hak hak asasi ummat muslim. Yang paling fenomenal baru-baru ini amerika mendukung Israel untuk memporak-porandakan palestina padahal dukungan itu telah memakan korban puluhan jiwa manusia yang tidak berdosa seperti anak-anak dan perempuan-perempuan yang tidak berdosa.

Yang terjadi di Aceh ketika pemerintah menertibkan rumah-rumah ibadah non muslim seperti di Banda Aceh maka Negara barat mengkritik Aceh sebagai daerah yang merupakan ummat muslim ekstrem. Bahkan anggota DPR RI pun ambil bagian mengkritik kebijakan pemerintah kota Banda Aceh tersebut, tapi sebaliknya ketika ummat muslim dibarat terjadi diskriminasi oleh Negara barat maka anggota DPR RI diam-diam saja seperti yang terjadi di palestina dan bukan hanya itu berbagai media cetak pun sepertinya senantiasa bergembira terhadap penyebarluaskan berita tersebut namun berbeda sekali terhadap pemberitaan pembelakuan Negara barat terhadap ummat muslim yang terkesan ditutup-tutupi, sepertinya Negara barat memang telah sukses menguasai media massa sebagai strategi untuk melemahkan gerakan Negara muslim.

Persatuan ummat muslim yang semakin rapuh membuat Negara barat lebih maju selangkah dalam menghadapi ummat muslim, Negara barat sadar bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk memporak porandakan Negara muslim. Kekompakan yang di perlihatkan oleh Negara barat pada saat menghancurkan kekuasaan pemimpin Negara Libya dan Mesir seharusnya sudah harus dirasakan oleh Negara-Negara muslim, dimana Negara muslim saat ini harus waspada terhadap gerakan-gerakan yang dilakukan oleh Negara barat.

Indonesia yang merupakan Negara yang mencari titik aman terhadap konflik-konflik ummat muslim dengan Negara barat selalu saja tidak ada yang berarti  dilakukan oleh pemerintah untuk menghentikan langkah-langkah yang dilakukan oleh Negara barat terhadap diskriminasi ummat muslim padahal secara kepentingan seperti Amerika sangat berpengaruh pada Negara Indonesia dan Indonesia juga merupakan Negara yang berpenduduk ummat muslim terbesar didunia.

Semoga saja perhatian dan kritikan Negara barat terhadap penerapan syariat Islam di Aceh tidak dijadikan sebuah beban yang akhirnya menyulutkan pemerintah Aceh untuk tidak meneruskan perjuangan penerapan syariat Islam di Aceh secara kaffah sebagaimana di atur dalam UUPA dan berdasarkan ajaran ALLAH SWT. Amiennn
Share: