Kampus Warna Warni Benarkah Sponsornya Bank Aceh

Indetitas adalah suatu tanda sekelompok yang menjadi ciri khas dalam kehidupan sehari hari, indetitas juga sering dikatakan sebagai jati diri dimana kelompok-kelompok tersebut dikenal melalui indetitas selain dari nama nama kelompoknya, kampus Universitas Serambi Mekkah adalah sebuah kampus swasta yang terkenal dengan kampus biru di Aceh, tapi apa yang terjadi pada perjalanan waktu dari sebuah indetitas kebiruan tersebut, bisakah kampus Universitas Serambi Mekkah ini disebut dengan kampus biru, lalu diliat dari mana, kampus yang hampir semua segi bangunan di cat dengan warna hijau kuning, lalu dimana birunya?.

Almamater yang sering berubah ubah menjadi indetitas biru semakin tidak jelas apa maksudnya, ketika kita melihat warna almamater pada Fakultas Kesehatan Masyarakat berwarna hijau, entah apa maksud dari Fakultas Kesehatan Masyarakat itu berbeda dengan Fakultas Fakultas lainnya yang dominan disamakan satu warna yaitu abu-abu,  namun pada tahun 2010 telah berubah menjadi warna biru, tapi Fakultas Kesehatan Masyarakat tidak juga berubah mereka tetap berwarna hijau, ketika mahasiswa melakukan suatu kegiatan baik di dalam kampus maupun diluar kampus sering kali mahasiswa harus menyesuaikan warna dengan kesepakatan dikarenakan beda periode beda warna, membuat mahasiswa merasa malu ketika melakukan kegiatan diluar menggunakan almamater, satu kampus tapi beda warna almamater.

Kita patut mempertanyakan indetitas kebiruan kampus Universitas Serambi Mekkah dimana, ketika kita melihat dari bangunan tidak ada yang biru, indetitas biru semakin menghilang seiring perjalanan waktu, warna logo yang sering berubah ubah membuat kita semakin bingung misalnya, warna logo yang dipakai pada baju kaos penjaskes berwarna hijau, logo yang biasa dipakai mahasiswa pada pembuatan tugas berwarna abu-abu sedangkan ketika kita melihat di pamplet akademik maupun lab itu berwarna biru, aneh memang ketika kita melihat suatu indetitas berbeda beda warna, padahal masih berada dalam lingkup institusi yang sama, lalu kenapa ada perbedaan dalam hal yang urgen ini, apakah kita tidak menyadari bahwa filosofi dari indetitas tersebut adalah menunjukkan jati diri dari sebuah intitusi maupun kepribadian.

Banyak mahasiswa yang saat ini mempertanyakan tentang indetitas warna pada kampus ini, namun sampai saat ini penulis juga tidak melihat ataupun mendengar ada penegasan dari pihak yang bertanggung jawab tentang penetapan warna logo dan warna indetitas kampus, karena beda fakultas kebanyakan berbeda warna, penulis rasa ini suatu indetitas yang memalukan dalam sebuah institusi yang sudah besar seperti ini, karena indetitas warna saja masih warna-warni, serba berbeda,

Dari segi almamater jauh berbeda dengan kampus kampus lainnya seperti Unsyiah yang berwarna hijau, IAIN berwarna biru, Unmuha berwarna hijau, Unimus berwarna Hijau, mereka semuanya keliatan jelas dari segi warna yang tidak berubah ubah dari tahun ketahun, namun kampus Universitas yang sering berganti ganti warna almamater kita harapkan kedepan akan disatukan warna yaitu biru, sesuai dengan warna almamater yang saat ini banyak digunakan oleh mahasiswa angkatan 2010-2011, kita juga berharap tidak ada perubahan warna lagi ketika periode mendatang.

Begitu juga halnya dengan logo yang masih gado-gado seharusnya ada kejelasan dari pihak yang berwenang untuk segera menetapkan warna logo yang bisa digunakan oleh semua fakultas maupun jurusan, tidak ada lagi ketika kita melihat beda fakultas beda warna yang digunakan.

Lalu dalam hal bangunan, apakah pihak yang berwenang mau mengubah warna gedung sesuai dengan warna indetitas kampus, yaitu biru, atau benarkah perubahan warna kampus menjadi warna hijau seperti isu yang beredar pada banyak mahasiswa, bahwa kampus Universitas Serambi Mekkah disponsori oleh Bank Aceh, maka dari itu semua bangunan kampus berwarna sama dengan warna Bank Aceh.

Hanya pihak yang berwenang yang lebih tau dalam hal ini, mengapa warna di ubah menjadi warna hijau dan kuning sesuai dengan warna gedung Bank Aceh.

Share:

Arsip Blog

Tulisan Lainnya