Apa Tujuan Hidup Kita

Hidup ini selalu dihadapkan pada sebuah kesulitan kesulitan yang sebenarnya kita sendiri berharap dapat menjauhi dan tak mendapatkannya, namun apalah arti harapan itu yang bagaikan tabir sunyi dengan pepesan kosong yang tiada arti, karena pada dasarnya manusia hidup seperti kuda yang menunggangi penumpang, mau tidak mau sang kuda harus melakukannya meski kaki yang lelah, tapi sang majikan mereka tidak pernah mau tau, karena itu merupakan kewajiban sang kuda untuk membahagiakan sang majikan.

Ketika penumpang satu belum sampai terantar pada tujuan, penumpang lain sudah menunggu jemputan sang kuda, ini adalah polarisasi kehidupan yang terus berputar hari kehari tanpa hentinya meski kita tak menginginkannya, begitu juga dengan kehidupan kita, ketika satu masalah belum selesai maka masalah sudah mengantri menghadang kita, yang bisa kita lakukan adalah dengan bersabar meski kesabaran adalah sesuatu yang sudah lumrah kita lakukan, sedangkan kuda yang yang terus bergerak hari kehari yang dia dapatkan pada akhir dari semua itu adalah kematian yang sama halnya dengan manusia yang akhirnya kita akan merasakan kematian dengan penuh pertanggung jawaban.

Lalu apa tujuan dari hidup sang kuda tersebut, apakah hanya untuk membahagiakan sang majikan...? dan lalu apa yang sebenarnya kita lakukan apakah hanya untuk menunggu kematian dengan penuh pertanggung jawaban....?, lalu arti kehidupan akan menjadi tanda tanya kembali yang patut kita renungkan.

Atau kita hidup hanya untuk mencoba seberapa kuat kita dapat menerima cobaan..?
Share:

Arsip Blog

Tulisan Lainnya