Apa Kabar Gunung Seulawah

Saat kita berada di jalan Banda Aceh – Medan melintasi Aceh Besar yang menjadi sorotan mata kita adalah pergunungan yang begitu megah dan sudah terkenal puluhan tahun lalu bahkan era soekarno sebuah pesawat pertama di indonesia yang di sumbangkan oleh rakyat aceh diberi nama “seulawah”, ketika itu pergunungan tersebut dibaluti dengan hutan hutan belantara, yang setiap orang melintasi gunung tersebut, sebuah kekaguman yang diperlihatkan pada raut wajah para pelintas, tapi saat ini apa kabar, kemegahan gunung yang di baluti hutan hutan belantara saat ini mulai dipenuhi dengan bangunan-bangunan komplek perumahan dan perkantoran, nah setelah semuanya dipenuhi dengan bangunan-bangunan disepinggir jalan pergunungan selawah, apa yang akan terjadi pada gunung tersebut dimasa yang akan datang.

Penebangan hutan yang tidak terkontrol menyebabkan gunung selawah menghilang dari rasa kekaguman mata para pelintas, ketika kendaraan melintasi gunung selawah hawa sejuk pun mulai menghilang dari rasa tubuh para pelintas.
Hutan belantara yang dulunya menjadi pemandangan indah gunung selawah saat ini telah digantikan dengan pemandangan bangunan-bangunan dan perkebunan masyarakat serta lahan hampa yang pohonnya yang telah ditebang oleh manusia, tidak terlihat lagi ada hutan lebat disepanjang gunung selawah, bahkan seperti monyet yang dulunya menjadi hiburan para pelintas disepanjang jalan gunung selawah saat ini mulai menghilang, tidak banyak lagi kita temui monyet-monyet yang bermain dipinggir jalan gunung selawah seperti dahulunya yang merupakan hiburan bagi para pelintas.
Apakah gunung selawah yang merupakan sebuah gunung kebanggaan rakyat Aceh suatu saat akan hilang dari kebanggan tersebut..?
Perlu kita pertanyakan kepada semua pihak yang mengatakan peduli lingkungan, sebuah kawasan hutan lindung saja bisa begitu parah penebangannya, apalagi selain hutan lindung..

Share:

Arsip Blog

Tulisan Lainnya